1. Pilih Sebuah Tema

Memilih tema vocabulary sangatlah membantu. Why? Karena setiap Anda ingat satu kata bahasa Inggris, Anda akan ingat kata-kata lain yang dihafal bersamanya. Anda bisa memilih tema seperti food (makanan), transportation (transportasi), sports (olahraga).

Saran pentingnya adalah, pilih tema yang kosakatanya Anda butuhkan atau berkaitan dengan Anda.

2. Pakai Gambar, Lebih Cepat Hafal!

Ini adalah cara kuno, tapi senantiasa bekerja dengan baik. Ampuh! Cara ini juga digunakan untuk mengajari anak-anak orang Inggris, Amerika, dan negara-negara pengguna Bahasa Inggris lainnya.

So, cari buku-buku vocab di perpus, toko buku, e-book atau bahkan bikin sendiri.

3. Tulis frase Bahasa Inggris

Banyak yang sudah hafal vocabulary, tapi ndak bisa makainya (angguk.. angguk). Makanya, setiap Anda lihat vocabulary baru, tulis saja frase yang mengandung vocabulary itu. Jadi, You kill two birds with one stone! (membunuh dua burung dg 1 batu. Ini adalah idiom dari peribahasa kita “sambil menyelam minum air”)

Kemudian, … STOP! Sebelum lanjut, tulis dulu phrase di atas buat dihafal ya. Peace…, hehe.

4. Cari kata-kata yang terkait.

Ini mirip langkah pertama. Bedanya, di langkah pertama Anda sengaja pingin menghafal tema tertentu. Kalau di langkah ini, pas Anda lagi jalan terus lihat hotel, maka Anda langsung cari tahu inggrisnya plus kata-kata yang terkait. Contoh: hotel, ditambahi room, bed, bellboy, check ini, check out, de el el.

Cara ini mudah, tapi berkhasyiat dahsyat.

5. Kata-kata dengan akar yang sama.

Sekali hafal, langsung banyak kata yang nancap! Contoh: travel, travelling, traveller. Contoh lain: Sleep, sleepy, deep sleep, fall asleep. Artinya? Tidur, ngantuk, tidur nyenyak, tertidur.

6. Gunakan kata-kata baru yang dihafal

Jika Anda berfikir dengan menulis kata-kata baru dalam buku catatan saja sudah cukup, maka ini adalah paham yang benar-benar salah. Completely wrong, Guys!

Gunakan kata-kata tersebut. Praktekan dengan teman, dengan native speaker. Atau, dan ini sangat bagus sekali, jika Anda bergabung dalam sebuah speaking class, daftar beberapa vocabulary untuk digunakan selama beberapa kali meeting berturut turut sampai you know it by your heart (sampai di luar kepala). Baru di pertemuan selanjutnya, pakai daftar vocabulary yang baru.

7. Secara teratur, Lihat ulang vocabulary yang kita hafal.

Jika tidak review, sama aja bo’ong.

Why? Why? Why?

Karena metode belajar itu terdiri dari tiga: memahami, mempelajari, dan mereview. Satu aja di-delete, jadilah masalah besar. Bisa-bisa malah Anda tidak akan pernah bisa cuap-cuap nginggris dengan lancar. Hiii…