Ketiga bagian ini merupakan kegiatan makhluk hidup (manusia) yang melekat dan tidak bisa terpisahkan lagi dari kegiataan dan perilaku manusia pada umumnya.
Banyak orang berfikir bahwa cinta, seks, dan pacaran hanyalah sebagai sarana untuk memuaskan hawa nafsu belaka manusia sehingga muncullah berbagai akibat negatif dari pemikiran tersebut seperti : Hubungan seks bebas, pacaran yang putus nyambung dan berujung pada pergaulan bebas, perselingkuhan, hamil diluar nikah, aborsi, bunuh diri, dan tingginya perceraian dalam rumah tangga.

http://adelinafransiska79.files.wordpress.com/2013/01/13746_105287566151935_100000120757203_146047_5424478_n2.jpg

Pandangan negatif terhadap seks
1. Seks dianggap sebagai dorongan jasmani saja
2. Seks dianggap kotor atau tabu
3. SEk dilihat hanya dari aspek kenikmatan saja

Akibat buruk secara umum terhadap perilaku seksual yang tidak aman:
a) Akibat secara psikologis terhadap pria
1) Merasa kehilangan jati diri
2) Dalam keadaan terjepit tidak rasional lagi
3) Mentalnya menjadi lemah sehingga sering tidak bisa mengendalikan dorongan seksnya
4) Tumbuh rasa kurang percaya (paranoid) pada wanita/pasangannya kelak.

b) Akibat secara psikologis terhadap wanita
1) Kehilangan rasa terjamin, tumbuh rasa gamang, dan kecewa yang mendalam.
2) Perasaan bersalah yang tidak ada habisnya
3) Depresi
4) Mudah tersinggung, sensitif, rendah diri
5) Kehilangan kepercayaan dalam bergaul dengan laki-laki
6) Perasaan takut ketahuan sudah “tidak gadis” lagi
7) perasaan terikat dan “menyerah” yang dalam sehingga apapun yang diminta pasangannya diberikan.

Pacaran yang Baik
1) Saling bertukar pikiran : bisa melaui telepon, sms dan email
2) Saling mencari tahu secara bijak keberadaan masing-masing sehingga lebih saling mengenal secara mendalam
3) Mencari tahu kejelekan atau kelemahannya
4) Kasih yang realistis bukan kasih romantis

Cara menjaga kekudusan dalam masa pacaran:
1) Persekutuan dengan Tuhan harus dipelihara : jangan kendor
2) Hindari hubungan / kencan yang terlalu inti ( makin lama makin dekat)
3) perhatikan tempat dan waktu
4) Hindari: selalu berduaan saja, rumah yang kosong, tempat0tempat yang gelap/sepi
5) Arahkan pembicaraan pada hal-hal yang menyangkut masa depan bersama
6) Mintalah pengarahn pada hamba-hamba tuhan